Masih ingat tentang KOPI? itu tuh, Koalisi Online Pesona Indonesia yang dideklarasikan pada tanggal 26 November 2015 yang lalu.
Nah, menutup akhir tahun 2015 ini, KOPI memberikan sebuah materi di hadapan khalayak pada sebuah acara bertajuk Pariwisata Menuju Era Digital yang diadakan oleh El John pada Sabtu 19 Desember 2015.
Nah, pada kegiatan tersebut perwakilan KOPI yang menjadi pembicara yaitu Arul Muchsen dan Aida MA. Mereka berdua telah menjadi ikon bagi KOPI itu sendiri.
Dalam penyampaian materinya, Aida yang juga telah menerbitkan 19 novel memberikan tips dan trik dalam menulis. Aida menyampaikan bahwa Untuk menulis menjadi lebih mudah maka perlu adanya Passion, Repetition, dan Habit. Berkaitan dengan hal menulis tersebut pula Aida melanjutkan bahwa, Dunia tulis menulis perlu adanya 5P + 1H yaitu penggunaan lima pancaindera sehingga dalam pencapaian keindahan tulisan bisa disimak melalui kalimat per kalimat.
Lalu, Arul menambahkan apa yang disampaikan oleh Aida bahwa dalam menulis perlu adanya Ide, dan imajinasi yang kuat sehingga dapat melahirkan sebuah inspirasi.
Arul juga melanjutkan bahwa dalam talenta menulis asyik harus dimulai dengan cara cepat dan tepat sesuai dengan destinasi wisata yang asyik untuk diselami.
Dalam kegiatan yang berlangsung selama 5 jam an tersebut, Johnnie Sugiarto selaku presiden Direktur / CEO El John menyampaikan bahwa distinasi wisata yang ada di Indonesia perlu dituliskan dalam sebuah blog. Peran Blogger dissini dalam menyampaikan isi destinasi wisata Indonesia agar dikenal oleh Internasional.
Daddy John sapaan akrab Johnnie Sugiarto memberikan pemaparan bahwa ke depan akan diadakan sebuah proyek menulis dengan menggandeng KOPI untuk penerbitan buku putri pariwisata El John. Hal ini berkaitan erat dengan tugas dari putri pariwisata El John yang selalu mendampingi menteri pariwisata dalam peninjauan destinasi wisata, sehingga melalui buku tersebut, destinasi wisata di Indonesia bisa dibaca oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia dan juga Internasional.
Memang, sinergi KOPI dalam mengemban sebuah peran untuk kecintaan kepada Indonesia begitu indah, terbukti pada kegiatan bersama El John tersebut, KOPI mendapat sapaan hangat dari hadirin yang mengikuti acara tersebut. Kegiatan ini memberikan bukti bahwa KOPI akan menjadi pelopor dalam kecintaan kepada Indonesia.
Gp KOPI Go...!!!
Senin, 21 Desember 2015
Selasa, 15 Desember 2015
Jangan Salahkan Cinta Meskipun Bulan Terbelah di Langit Amerika
Siapa
yang sudah menonton film 99 Cahaya di Langit Eropa? Judul di atas merupakan dua
buah soundtrack dari film kelanjutan 99 Cahaya di Langit Eropa. Film apa hayooo
tebak? Ya, apa lagi kalau bukan Bulan Terbelah d Langit Amerika.
Dalam
film tersebut ada kisah yang unik. Mau tahu atau mau tahu bingits?
1.
Film ini merupakan film termahal yang pernah
dibuat oleh sineas Indonesia.
Ada alasan yang kenapa film ini termahal.
Pemain dalam film ini tidak tanggung-tanggung yaitu pemain yang berasal dari
Malaysia yaitu Fazura sebagai contoh. Selain itu film ini juga menghadirkan
pemain figuran dari negeri Paman Sam iu sendiri.
Selain itu, film ini juga mengundang CIA
khusus dalam pembuatan film ini. Mengundang CIA itu bayarannya sudah bisa
diduga kemahalannya. Dengan mengundang CIA film ini menghadirkan kisah
demonstrasi tragedy 11 September 2011 yang lalu. Otomatis bertambah keren kan
film yang satu ini.
2.
Film ini menghadirkan pengisi suara dari luar
negeri. Siapa sajah sich pengisi Soundtrack film ini? Ada Ridho Rhoma yang
berduet dengan Fazura. Kalau Ridho Rhoma seorang penyanyi dangdut yang berasal
asli dari Indonesia, sedangkan Fazura berasal dari Malaysia. Ridho dan Fazura
menyanyikan Soundtrack yang berjudul Bulan Terbelah di Langit Amerika. Bisa di
cek di youtube berikut https://www.youtube.com/watch?v=-7XskwxEmJo
Selain Ridho dan Fazura, ada lagi yang
berduet nih.. grup band lawas asal
negeri Britain Inggris yaitu Arkarna berduet dengan Andini seorang musisi
jebolan Indonesia Idol 2014. Berbicara tentang Andini, lagu yang berjudul
Jangan Salahkan Cinta ini merupakan single perdana nya di belantara music tanah
air. Andini meskipun tereliminasi dari Indonesia Idol 2014, namun semangat
musiknya begitu kentara dengan membuat sebuah single terbaru dan perdananya.
Dan sebagai keunikannya yaitu Andini langsung berduet dengan Arkarna. Arkarna
sendiri merasakan sebuah surprise yang tak terhingga karena bisa bermusik di
negeri Indonesia. Bisa di
cek di youtube berikut https://www.youtube.com/watch?v=y3IBgQ3CPJg
Nah, untuk keunikan lainnya tentu saja jalan cerita dari film
yang berdurasi 90 menitan ini. Meskipun mengambil kisah tentang islamophobia
yaitu sebuah kebencian kepada Islam dari pihak tertentu, namun Hanum sang
penulis kisah dalam film ini menginginkan sebuah makna lain dari islamophobia
menjadi ekstremisphobia. Mengapa Ekstremisphobia? Karena tentu saja berkaitan
erat dengan sebuah kebencian kepada islam tersebut. Kisah dalam film ini memang
sarat makna cinta yang begitu utuh. Tak salah jika soundtrack dalam film ini
juga berjudul Jangan Salah kan Cinta. Dan masih ada lagi tentang makna tersirat
tentang Bulan Terbelah di Langit Amerika yaitu adanya sebuah nilai perdamaian
yang cantik dihadirkan dalam film ini.
Sudah segitu saja ya ulasannya.. lebih lanjut tentang film
ini yuk kita ke bioskop untuk menonton film sarat makna ini.. mulai tayangnya
tiga hari lagi loh.. catet dan jangan sampai tidak menonton ya.. Ingat, film
ini akan tayang mulai 17 Desember 2015 di bioskop kesayangan anda.. jayalah
film Indonesia..
Sumber Foto dan Video : Youtube, dan Maxima Pictures
Selasa, 08 Desember 2015
Bulan Terbelah Di Langit Amerika ; Kisah Tragedi Ekstremisme
Masih ingatkah dengan tanggal 11 November 2011 (911)?
Sebuah kisah yang memojokkan islam sebagai pengacau dunia dan menjadi
ekstremisphobia?
Kisah tersebut ternyata akan hadir dalam sebuah film yang
dibintangi oleh Acha Septiasa. Film yang berkisah tentang kondisi tersebut
diadaptasi dari sebuah novel yang berjudul sama yaitu Bulan Terbelah Di Langit
Amerika. Kisah dalam film yang disutradarai oleh Rizal Mantovani ini adalah
sebuah kelanjutan dari film terdahulunya yaitu 99 Cahaya Di Langit Eropa.
Kisah dalam film ini sebenarnya menceritakan tentang
perjuangan seorang jurnalis yang harus menulis sebuah berita kontroversial
berjudul “Apakah Dunia Lebih Baik Tanpa Islam?”. Dalam kisah tersebut Hanum - jurnalis
yang dibintangi Acha tersebut harus mencari tokoh sentral yang menjadi korban
911. Di saat yang sama Rangga yang diperankan Rangga Arbiyasatya juga harus
mewawancarai seorang miliurder Amerika bernama Philips Brown sebagai tugas S3
nya.
Namun, perjalanan Hanum-Rangga dihadapkan pula dengan tragedi
demontrasi yang membuat kericuhan di Amerika. Akankah Hanum dan Rangga bisa
bersatu kembali? So, jangan lewatkan kehadiran dari film ini pada 17 Desember
2015 di bioskop kesayangan ya.. See you guys.. Demi Film Indonesia!! :)
====
Judul : Bulan Terbelah di Langit Amerika
Sutradara : Rizal Mantovani
Script Writer : Hanum Rais, Rangga Almahendra
Produksi : Maxima Pictures
Pemain : Acha Septriyasa, Abimana Aryasatya, Riyanti Cartwright, Nino Fernandez, Hannah Al Rashid
diambil di sini
Kamis, 26 November 2015
KOPI rangkul putri pariwisata ; bersinergi kembangkan pariwisata Indonesia kepada khalayak
Jakarta (26/11) --- Tiga orang perwakilan Putri Pariwisata 2014 hadir saat deklarasi Koalisi Online Pesona Indonesia (KOPI) di hotel Oria Menteng Jakarta. Dari ketiga putri tersebut antara lain Wandha Dwi Utari, Vivien Anjadi Suwito, dan Febrianingsih Archim Tumonglo.
Kedatangan mereka diiringi dengan pak Johnnie Sugiarto selaku pendiri El John Pageants untuk membangun pariwisata di Indonesia.
pak Johnnie, sapaan akrab Johnnie Sugiarto juga menjelaskan bahwa kegiatan putri pariwisata ini awalnya tidak mendapat dukungan dari Kemenpar. Namun seiring berjalannya kegiatan ini akhirnya berhasil menggandeng Kemenpar.
pak Johnnie melanjutkan, kegiatan ini yang menarik saat pemilihan putri pariwisata 2015 yang akan berlangsung pada 17 November 2015 sudah mendapat dukungan minimal 30 dukungan. "salah satunya kita mendapat dukungan dari google untuk kegiatan besok," ucap Johnnie.
Kegiatan pemilihan putri pariwisata ini semata-mata untuk mendukung kegiatan pariwisata di Indonesia. Namun, permasalahan terkait pariwisata tidak semudah membalikkan telapak tangan yaitu ada beberapa masalah yang terjadi. "Permasalahannya yaitu ada pada Sumber Daya Manusia (SDM), serta Pengelolaan Sumber Daya Alam." lanjut Johnnie.
Menyambut perkataan dari pak Johnnie, ketiga putri pariwisata juga turut berbicara terkait pariwisata yang ada di Indonesia.
Wandha Dwi Utari yang terpilih sebagai miss Marine Tourisme Indonesia tahun 2014 menjelaskan bahwa kegiatan snorkeling dan diving yang ada di Indonesia itu terdapat keunikan alam laut Indonesia.
selain Wandha, ada Vivien Anjadi Suwito sebagai miss Tourisme Ambassaddress Indonesia tahun 2015 yang juga mengenalkan pariwisata di Indonesia. "social media itu sebagai personal branding" ucapnya.
Wandha mengenalkan Indonesia sebagai pengenal kuliner di Indonesia kepada dunia. "Jika orang lain menahan makan, saya justru makan beraneka apapun yang bisa dimakan, " pungkas Wandha
Dan terakhir ada Febrianingsih Archim Tumonglo sebagai miss Medical Tourisme Indonesia tahun 2014.
Febria menjelaskan tentang tugasnya sebagai putri pariwisata diantaranya yaitu saat perjalanan untuk menonton sebuah pagelaran seni di Sweden dirinya justru diajak oleh event organizer nya untuk menjelaskan Indonesia. "ketika saya menjelaskan tentang Indonesia, para penonton seni justru mengucap takjub akan indahnya Indonesia, disitulah kabanggaan yang harus ditunjukkan kepada orang lain."
Dari pemaparan putri Indonesia tersebut, KOPI juga menginginkan adanya sinergi dari peran mereka dalam bentuk tulisan. salah satu yang ingin dirangkul yaitu kegiatan mereka justru akan menambah nilai lebih akan sebuah pariwisata di Indonesia menjadi dikenal oleh wisatawan lokal maupun mancanegara.
Kedatangan mereka diiringi dengan pak Johnnie Sugiarto selaku pendiri El John Pageants untuk membangun pariwisata di Indonesia.
pak Johnnie, sapaan akrab Johnnie Sugiarto juga menjelaskan bahwa kegiatan putri pariwisata ini awalnya tidak mendapat dukungan dari Kemenpar. Namun seiring berjalannya kegiatan ini akhirnya berhasil menggandeng Kemenpar.
pak Johnnie melanjutkan, kegiatan ini yang menarik saat pemilihan putri pariwisata 2015 yang akan berlangsung pada 17 November 2015 sudah mendapat dukungan minimal 30 dukungan. "salah satunya kita mendapat dukungan dari google untuk kegiatan besok," ucap Johnnie.
Kegiatan pemilihan putri pariwisata ini semata-mata untuk mendukung kegiatan pariwisata di Indonesia. Namun, permasalahan terkait pariwisata tidak semudah membalikkan telapak tangan yaitu ada beberapa masalah yang terjadi. "Permasalahannya yaitu ada pada Sumber Daya Manusia (SDM), serta Pengelolaan Sumber Daya Alam." lanjut Johnnie.
Menyambut perkataan dari pak Johnnie, ketiga putri pariwisata juga turut berbicara terkait pariwisata yang ada di Indonesia.
Wandha Dwi Utari yang terpilih sebagai miss Marine Tourisme Indonesia tahun 2014 menjelaskan bahwa kegiatan snorkeling dan diving yang ada di Indonesia itu terdapat keunikan alam laut Indonesia.
selain Wandha, ada Vivien Anjadi Suwito sebagai miss Tourisme Ambassaddress Indonesia tahun 2015 yang juga mengenalkan pariwisata di Indonesia. "social media itu sebagai personal branding" ucapnya.
Wandha mengenalkan Indonesia sebagai pengenal kuliner di Indonesia kepada dunia. "Jika orang lain menahan makan, saya justru makan beraneka apapun yang bisa dimakan, " pungkas Wandha
Dan terakhir ada Febrianingsih Archim Tumonglo sebagai miss Medical Tourisme Indonesia tahun 2014.
Febria menjelaskan tentang tugasnya sebagai putri pariwisata diantaranya yaitu saat perjalanan untuk menonton sebuah pagelaran seni di Sweden dirinya justru diajak oleh event organizer nya untuk menjelaskan Indonesia. "ketika saya menjelaskan tentang Indonesia, para penonton seni justru mengucap takjub akan indahnya Indonesia, disitulah kabanggaan yang harus ditunjukkan kepada orang lain."
Dari pemaparan putri Indonesia tersebut, KOPI juga menginginkan adanya sinergi dari peran mereka dalam bentuk tulisan. salah satu yang ingin dirangkul yaitu kegiatan mereka justru akan menambah nilai lebih akan sebuah pariwisata di Indonesia menjadi dikenal oleh wisatawan lokal maupun mancanegara.
Deklarasi KOPI untuk gerakan mendukung pesona indonesia
Jakarta (26/11) --- blogger dan jurnalis online bertemu dan membuat sebuah deklarasi koalisi online pesona indonesia. bertempat di hotel Oria pada 26 November 2015 tersebut juga dihadiri oleh pak Iqbal, staff Kemenpar, serta pak Asnawi, ketua Asociation of the Indonesia Tour and travel Agencies (ASITA).
Pada kesempatan tersebut, pak Asnawi mengatakan bahwa Pariwisata adalah sebuah industri. "Untuk pariwisata ini yang perlu dikedepankan yaitu mencari apa yang orang cari," ungkap Asnawi kepada blogger dan jurnalis online.
Asnawi menambahkan bahwa pasar wisata Indonesia masih taraf ASEAN. "oleh sebab itu perlu adanya penambahan pasar wisata himgga ke luar ASEAN."
Dalam agenda deklarasi tersebut, pak Iqbal juga memberikan sebuah motivasi kepada blogger dan jurnalis untuk mengembangkan pariwisata Indonesia yang indah. "Agenda travelling wisata juga perlu unicness yang dicari wisatawan."
Pada kesempatan tersebut, pak Asnawi mengatakan bahwa Pariwisata adalah sebuah industri. "Untuk pariwisata ini yang perlu dikedepankan yaitu mencari apa yang orang cari," ungkap Asnawi kepada blogger dan jurnalis online.
Asnawi menambahkan bahwa pasar wisata Indonesia masih taraf ASEAN. "oleh sebab itu perlu adanya penambahan pasar wisata himgga ke luar ASEAN."
Dalam agenda deklarasi tersebut, pak Iqbal juga memberikan sebuah motivasi kepada blogger dan jurnalis untuk mengembangkan pariwisata Indonesia yang indah. "Agenda travelling wisata juga perlu unicness yang dicari wisatawan."
Senin, 16 November 2015
Menambal Lubang Pendidikan di Indonesia
Melihat kualitas
pendidikan di Indonesia, banyak yang berpendapat masih kurang dan jauh dari
harapan. Padahal, jika kita lihat berita terbaru yang terjadi di Indonesia
yaitu tidak sedikit anak didik di Indonesia yang menjada jawara pada lomba
olimpiade, baik yang berbau pendidikan di sekolahnya seperti olimpiade
matematika, fisika, kimia, biologi, geografi, kebumian, akuntansi dan masih
banyak lagi kejuaraan olimpiade yang berhasil direbut hasil membanggakan dari
anak-anak Indonesia. Berita terbaru yaitu hasil membanggakan untuk anak-anak
Indonesia yaitu meraih satu emas dan dua perunggu pada kejuaraan olimpiade
geografi internasional (sumber: detik.com pada tanggal 24 Agustus 2015) serta
ada lagi kejuaraan yang bergengsi lainnya yaitu penghargaan bergengsi tingkat
Internasional untuk anak-anak Indonesia yang berhasil memenangkan lomba Asia
Memory Championship dan Third Hongkong Open Memory Championship. Penghargaan
yang telah diperoleh di Indonesia sebenarnya membuktikan bahwa Indonesia
bukanlah bangsa yang terbelakang dan memiliki kelemahan dalam pendidikan dan
pengajaran yang terjadi di negeri Indonesia.
Lalu,
mengapa sering kita dengar bahwa adanya keburukan Pendidikan yang terjadi di
Indonesia? Ya, data terakhir yang ada yaitu Indonesia meraih peringkat 121 dari
185 negara berdasar Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada tahun 2013. Jauh
tertinggal disbanding dua Negara ASEAN lainnya yaitu Malaysia yang berada pada
posisi 64 dan Singapura pada posisi 18. Banyak masalah yang menjadi kendala
mengapa Indonesia ini belum memiliki system pendidikan yang mumpuni, meskipun
sebagian kecil peserta didik di Indonesia bisa menjadi jawara di tingkat
Internasional. Hal inilalh yang menjadi perenungan kepada kita semua untuk bisa
menanganinya secara bersama-sama, bukan saja pemerintah namun segala lini harus
berperan serta.
Beberapa
masalah pendidikan di Indonesia yang perlu mendapat tanggapan untuk sedikit
menutup lubang keburukan pendidikan di Indonesia. Ada dua penanganan yang bisa
dijadikan patokan dalam menanganinya, yaitu solusi sistemik dan solusi teknis.
Solusi Sistemik ini
berkaitan erat dengan adanya system pemerintahan hari ini, yaitu berkaitan erat
dengan adanya perpolitikan. Sudah seharusnya pendidikan ini tidak dicampur
dengan adanya urusan politik dalam Negara Indonesia ini. Bisa kita lihat system
pendidikan ini sudah seharusnya diberikan gaya berfikir tersendiri tanpa harus
adanya campur baur perpolitikan yang ada. Sehingga dalam menangani system
pendidikan semakin rumit dan kacau juga akhirnya. Jika dilihat dari adanya
system pendidikan di Negara Indonesia, dana yang dikeluarkan oleh pemerintah
harusnya bisa meniru seperti Finlandia yang lebih banyak mengeluarkan dana
untuk pendidikannya.
Mengapa Finlandia bisa
menjadi terdepan dalam system pendidikan di dunia? Hal ini tentu saja, dari
negaranya sendiri lebih memprioritaskan dana untuk pendidikannya. Hal ini
menjadi tanggung jawab pemerintah untuk merubah mental dan sikap para pejabat
yang terkait untuk lebih bisa meningkatkan dana untuk system pendidikan. Jauh
berbeda memang antara Indonesia dengan Finlandia, jika melihat Finlandia dana
pendidikannya lebih diutamakan, sedangkan di Indonesia untuk dana pendidikan semakin
kecil saja.
Solusi teknis yaitu
berkaitan erat dengan adanya peningkatan kinerja guru untuk menjadi lebih baik
lagi, peningkatan mutu siswa agar lebih baik, serta dukungan orang tua dalam
pemberian spirit kepada siswa dalam
melakukan pendidikan.
Kinerja guru perlu
dibahas lebih terperinci lagi, dengan adanya pengawasan yang lebih terukur
lagi. (maaf) jika dilihat kepada beberapa guru banyak yang melakukan kinerja
kurang baik, diantaranya yaitu datang ke kelas terlambat, saat di kelas hanya
memberi tugas kepada siswa, hingga mutu gaya mengajar yang asal dan tidak
terukur oleh sang guru.
Guru yang menjadi
panutan di sekolah oleh peserta didik (siswa) sudah seharusnya memahami apa
yang ingin disampaikan dalam kelas. Guru sudah seharusnya memahami tentang
pelajaran yang diampu, dan sebab akibat dari adanya pelajaran yang diampu,
hingga kepada tujuan dari pelajaran yang diampunya tersebut. Guru haruslah
memahami hal itu sehingga tidak mengakibatkan ‘asal mengajar’ saat di kelas.
Perihal lain tentang
guru, ada beberapa guru yang memiliki masalah dalam kehidupan pribadinya, sudah
seharusnya tidak boleh terlihat/Nampak kepada siswa bahwa guru yang
bersangkutan tersbut memiliki masalah. Guru harus tetap bersemangat dalam
mengajar di kelas. Apapun yang terjadi, apakah memiliki masalah dalam kehidupan
pribadi, apakah kondisi fisik guru sedang tidak baik, maka saat berada di
hadapan siswa di kelas harus tetap ceria dan bersemangat. Jika siswa melihat
kepribadian guru yang penuh semangat dan ceria ini, maka siswa pun akan
bersemangat dalam menerima pelajaran yang diberikan oleh guru.
Hal ini sangatlah
penting untuk dicermati bersama akan gaya pemikiran seorang guru, bahwa guru
adalah menjadi teladan dan panutan bagi siswa. Guru merupakan ladang amal
tertinggi untuk merubah sikap dan akademis sang siswa. Sikap guru perlu diubah
untuk bisa datang tepat waktu, mengajar dengan penuh semangat serta selalu
berintrospeksi untuk dapat lebih baik lagi setiap harinya. Para guru juga
merupakan profesi yang bijak yang seharusnya disadari oleh rekan-rekan guru sekalian.
Bagi orang tua, peran
dalam menentukan arah pemikiran untuk pendidikan Indonesia lebih baik lagi
yaitu tetap memberikan spirit yang
tinggi kepada sang buah hatinya untuk terus bersemangat dalam menuntut ilmu.
Banyak di perkotaan maupun pedesaan, orang tua yang dengan sengaja mengajak
anaknya berhenti dari menuntut ilmu di sekolah dan membantu perekonomiannya.
Hal ini tidak bisa dipungkiri karena masalah perekonomian yang terjadi di
negeri Indonesia. Namun, kondisi perekonomian yang terjadi bagi orang tua,
seharusnya orang tua tetap memberikan hak belajar bagi sang buah hatinya untuk
tetap belajar. Spirit orang tua ini
merupakan doa dan juga sebuah asa yang tinggi bagi sang anak. Dengan spirit anak ini tentu membuat anak
semakin bersemangat dalam menuntut ilmu di sekolah.
Terakhir dalam hal peningkatan
mutu siswa bisa di lihat dari adanya kebutuhan sekolah akan fasilitas yang ada.
Pemerintah melalui dana APBN dan APBD lebih menitikberatkan kepada dana untuk
pendidikan. Dana pendidikan tersebut digunakan dalam hal pemenuhan kebutuhan
sekolah akan fasilitas yang dirasa kurang. Dengan adanya fasilitas yang mumpuni
di setiap sekolah, siswa bisa berkembang dalam hal pemikiran terkait pelajaran
yang diajarkan. Hal ini bisa meningkatkan gaya befikir siswa dalam hal
pembelajaran.
Bukankah pembelajaran
itu megharapkan perubahan sikap dan perilaku baik tingkah laku maupun akademis
siswa?
Semoga pihak terkait
baik pemerintah, guru, siswa, serta orang tua bisa merubah pola pikir secara
bersama-sama untuk menentukan arah pendidikan yang sebenarnya diperlukan bagi
pendidikan di Indonesia tercinta ini. Mari bersama menutup lubang keburukan
pendidikan di Indonesia dengan merubah paradigma yang ada sehingga pendidikan
di Indonesia menjadi lebih baik.
Bekasi, 25
Agustus 2015
Kamis, 05 November 2015
Sebuah Harapan Kepada Presiden Jokowi
Jokowi dilantik sebagai
presiden Republik Indonesia pada 20 Oktober 2014. Sudah sepuluh bulan Jokowi
menjadi Presiden di Negara RI, beberapa perubahan terjadi di negeri Indonesia
ini. Banyak halangan dan rintangan yang tentunya dihadapi oleh presiden RI
ketujuh pak Jokowi. Begitupun permasalahan bangsa ini yang semakin hari semakin
unik dan memprihatinkan.
![]() |
| gambar diambil di sini |
Beberapa harapan ingin penulis sampaikan kepada pak
Jokowi sebagai presiden Republik Indonesia.
Ø Harapan
pertama, terkait masalah perekonomian yang terjadi di ngeri ini, yaitu merubah sistem
perekonomian di Indonesia agar lebih baik dari masa sebelumnya.
Masih terngiang dalam ingatan, saat
pelantikan Jokowi jadi presiden, nilai penguatan rupiah naik tipis, dollar
diperdagangkan di posisi Rp. 12045,-. Sudah menjadi kebanggaan dan berharap
Rupiah terus menguat. Namun, melihat kondisi perekonomian akhir-akhir ini,
dimana nilai Rupiah kian melemah dan pada akhir Agustus 2015 nilai tukar rupiah
terhadap dollar sudah di angka 14.000-an.
Kondisi lainnya yang makin terlihat
hingga akhir Agustus 2015 ini yaitu adanya subsidi BBM yang dikurangi bahkan
dihilangkan. Dampak dari penghilangan subsidi BBM dan menurunnya nilai tukar
rupiah maka akan berdampak kepada harga
barang yang juga kian melambung tinggi, serta semakin minimnya pengusaha luar
negeri yang akan melaksanakan bisnis di Indonesia. Dari dampak tersebut bisa
juga mengakibatkan kepada angka pengangguran yang semakin tinggi.
Oleh sebab itu penulis berharap
kepada pak Jokowi untuk kembali menguatkan nilai tukar rupiah terhadap dollar, kembali
memberlakukan subsidi BBM, mengurangi angka pengangguran, serta menurunkan
harga barang yang ada.
Ø Harapan
kedua, terkait masalah ideologi yang ada di negeri Indonesia, yaitu kembali
menguatkan azas Pancasila sila pertama Ketuhanan Yang maha Esa.
Harapan penulis kepada presiden
Jokowi didasari dari adanya kondisi ideologi-ideologi yang ada yang mulai
memecah belah azas tunggal Pancasila yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa. Ideologi
yang ada tersebut yaitu adanya aliran-aliran tertentu seperti ahmadiyah, syiah,
bahkan ada sebuah gerakan lahirnya Partai Komunis Indonesia (PKI) yang
jelas-jelas merusak tatanan ideologi negeri Indonesia. Semoga pemerintahan yang
berada di bawah presiden Jokowi bisa kembali menguatkan azas tunggal Pancasila
sila Pertama khususnya yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa.
Ø Harapan
ketiga yaitu mewujudkan perpolitikan yang lebih baik. Hal ini terkait kondisi
perpolitikan di Indonesia, yaitu terjadinya pertentangan antara satu partai
politik (parpol) dengan partai politik lainnya, bahkan terjadi pertentangan
antara satu anggota dengan anggota lainnya yang berada satu parpol.
Pertentangan menjadi semakin tidak sehat. Pertentangan itu seharusnya bisa
diredam dengan sebuah maksud dari adanya pendirian sebuah parpol itu sendiri.
Pendirian parpol seharusnya memiliki 4 fungsi dan tujuan yaitu agegrasi
ideologi, adanya kebermanfaatan untuk masyarakat, fungsi advokasi, dan adanya
lahir generasi pemimpin-pemimpin bangsa. Oleh sebab itu penulis berharap agar
pak presiden Jokowi bisa meredam polemik yang terjadi antara satu partai dengan
parpol lainnya maupun antara anggota satu partai tertentu. Bukankah pendirian
parpol itu bermaksud untuk mewujudkan kejayaan bagi bangsa Indonesia.
Ø Harapan
keempat yaitu harapan adanya kehidupan sosial yang lebih baik bagi negeri
Indonesia. Harapan penulis kepada presiden Jokowi yaitu melihat kondisi social
masyarakat Indonesia yang terlihat keparahan dalam kesenjangan. Adanya si kaya
yang semakin melangit, dan juga adanya si miskin yang begitu melorot. Perbedaan
ini seharusnya presiden bisa memberikan sebuah stimulus berupa kesempatan baik
kepada si kaya maupun kepada si miskin untuk bersama membangun keberdayaan
kehidupan. Kehidupan masyarakat Indonesia yang berdasar Pancasila sudah
seharusnya menghilangkan kesenjangan-kesenjangan sosial yang ada.
Ø Harapan
keempat yaitu memperbaiki dan menyebarluaskan kebudayaan yang ada di Indonesia
kepada negara lain. Harapan ini penulis ingat sebuah perkataan David Home,
“Adat istiadat adalah pedoman hebat bagi manusia.” Dalam hal ini di negeri
Indonesia terlihat sekali bahwa kehidupan hari ini tentang kebudayaan di
Indonesia sudah semakin terkikis. Budaya asli Indonesia mulai terkikis dan
mulai adanya gerakan-gerakan untuk menghapus kebudayaan Indonesia yang beragam
ini. Keindahan kebudayaan Indonesia yang beraneka sudah seharusnya diberdayakan
dan dikembangkan oleh masyarakat Indonesia. Yang terjadi saat ini adalah budaya
Indonesia semakin terkikis dan masyarakat Indonesia tidak mengenal bahkan
melupakan kebudayaan asli Indonesia. Ironis. Clitford Geetz pernah mengatakan “Tanpa manusia, budaya tidak ada, namun lebih
penting dari itu yaitu tanpa budaya manusia tidak akan ada.” Oleh sebab
itu, penulis berharap presiden Jokowi bisa mengembalikan kebudayaan Indonesia
menjadi terkenal di dunia dan juga di negeri Indonesia sendiri.
Ø Masih
berkaitan erat dengan kebudayaan yaitu kehidupan pendidikan di Indonesia sudah
semakin terpinggirkan. Indonesia memiliki peringkat di dunia yang jauh
tertinggal dibanding negara-negara yang berada di wilayah ASEAN. Harapan
penulis terhadap permasalahan pendidikan Indonesia sudah seharusnya menjadi
pemikiran bagi pemerintah agar masyarakat Indonesia memiliki tingkat
intelektual pendidikan yang tinggi. Sehingga nilai jual masyarakat Indonesia di
mata negara lain di dunia tidak bisa dipandang rendah dan sebelah mata.
Ø Dan
terakhir harapan penulis kepada presiden Jokowi yaitu untuk memperbaiki sistem
pertahanan dan keamanan. Pertahanan dan Keamanan di Indonesia yang mulai
mengalami degradasi. Terjadinya beberapa wilayah di Indonesia yang memisahkan
diri kepada Indonesia. Permasalahan pertahanan dan keamanan di Indonesia harus
lebih diperhatikan lebih intens lagi, mengapa? Kalau tidak diperhatikan lebih
intens maka Indonesia yang memiliki ribuan pulau ini bisa hilang dan semakin
terkikis dan Indonesia menjadi kenangan saja. Sejenak, mari mengingat sebuah
pesan dari pahlawan Indonesia yaitu Bung Tomo, “Selama banteng-banteng Indonesia masih mempunyai darah merah yang dapat
membikin secarik kain putih menjadi merah putih selama itu kita tidak akan mau
menyerah kepada siapapun.”
Demikianlah
sebuah harapan yang coba penulis tuangkan dalam bentuk tulisan kepada presiden
Jokowi. Semoga Indonesia bisa menjadi bangsa dan Negara yang lebih mau
disbanding saat sekarang ini. Semoga.
Bekasi, 28
Agustus 2015
Tulisan ini pernah diikutkan pada lomba writing-contest.bisnis.com
Langganan:
Postingan (Atom)







