Rabu, 07 November 2012

KELULUSANKU BERKAH MENYANTUNI ANAK YATIM



               
                UN tak lama lagi akan berlangsung. 6 bulan lagi. Miris rasanya sebuah persiapan yang saya lakukan saat ini. Ditambah lagi  dengan melihat nilai saya yang tak begitu membanggakan untuk menghadapinya.
                Sore hari itu, saya menjumpai seorang guru asrama untuk sharing dan bercerita tentang apa yang saya alami. Guru asrama menceritakan sebuah kisah tentang hikmah dalam bersedekah dan menyantuni anak yatim. Banyak hikmah yang bisa dipetik dari penjelasan guru tersebut. Akhirnya saya mengambil keputusan untuk melakukan sedekah dengan menyantuni anak yatim.  Saya berusaha untuk tulus dan ridho atas apa yang saya sedekahkan semata-mata karena Allah SWT.
                Sebelumnya saya sisihkan sedikit uang belanja yang saya miliki. Tak lupa saya juga mengusahakan untuk menambah beberapa rupiah kepada orang tua saya untuk bersama-sama dalam menyantuni anak yatim. Alhamdulillah, orang tua pun merestui dan memberikan sebuah dana untuk menyantuni anak yatim.
                Disamping kegiatan dalam menyantuni anak yatim, saya juga berusaha dengan segigihnya untuk terus belajar agar lulus UN serta lulus SNMPTN di Universitas yang saya harapkan. Doa adalah kunci sukses segala-galanya karena Allah-lah yang akan menentukan sebuah kesuksesan.
                Waktu pun bergulir dengan indahnya. Segala kemampuan telah saya usahakan. Meskipun dari beberapa try out yang dilakukan nilai saya hanya pas-pasan tapi saya masih memiliki Allah. Allah-lah yang akan mengabulkan doa hamba-Nya. Waktu pelaksanaan Un pun berlangsung Dengan semangat dan gigih saya mengerjakan soal demi soal yang ada tanpa ada halangan apapun.
                Seminggu melaksanakan UN dengan usaha yang saya lakukan. Tinggal menunggu hasil kelulusan SMA. Disamping itu kelulusan ujian mandiri pun telah terdengar beritanya. Alhamdulillah, saya berhasil lulus di ITS. Saya pun belum puas dengan hasil kelulusan tersebut. Akhirnya sambil menunggu kelulusan UN, saya terus belajar dan berusaha untuk mengikuti SNMPTN kembali. Kali ini, saya berusaha untuk dapat kuliah di UGM. Saya pun berusaha dan tak lupa usaha dalam bersedekah dan menyantuni anak yatim rutin saya lakukan.
                Masa-masa penentuan kelulusan UN pun diumumkan. Alhamdulillah, kenikmatan tak terhingga karena saya berhasil lulus UN juga. Dan tak lama kemudian, saya pun berhasil lulus di UGM dari hasil SNMPTN yang saya ikuti.
                Kenikmatan tidak terhingga. Saya berhasil lulus UN dan SNMPTN. Mungkin iinilah rencana Allah untuk saya. Allah memberikan sebuah kenikmatan kepada saya dengan adanya kegiatan menyantuni anak yatim. Dan saat ini kegiatan rutin bersedekah dan menyantuni anak yatim pun masih rutin saya lakukan. Saya berharap semoga Allah pun masih memberikan kenikmatannya kembali kepada saya.



Artikel  ini diikutsertakan pada Gaveaway: Cinta untuk Anak Yatim

2 komentar:

achoey el haris mengatakan...

Subhanallah, menyantuni anak yatim itu memang bener2 berkah ya akh.

Tulisannya saya ikut sertakan di GA Cinta untuk Anak Yatim www.romantisan.com

Terima kasih atas partisipasinya :)

Anonim mengatakan...

jazakallah kang achoey el haris
:)

sae